Pasca perhelatan Muktamar NU ke 34 yang diselenggarakan pada tanggal 23-25 Desember 2021 di Lampung, Ketua Umum PBNU terpilih, KH. Yahya Cholil Staquf mengumumkan sekaligus mengukuhkan ketua- ketua lembaga PBNU pada tanggal 24-25 Maret 2022 di Cipasung, Tasikmalaya. Adalah KH Ulil Abshar Abdala, MA yang menjadi ketua Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumberdaya Manusia Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (Lakpesdam PBNU) masa Khidmah 2022-2027 dan Hasanudin Ali sebagai sekretaris menggantikan Dr. Rumadi Ahmad, MA dan KH. Marzuki Wahid di masa khidmah sebelumnya (2015-2021).

Tepat pada tanggal 31 Maret 2022 di Aula Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (UNUSIA) Jakarta, serah terima jabatan Lakpesdam PBNU dilakukan dari kepengurusan masa khidmah 2015-2021 kepada kepengurusan masa khidmah 2022-2027. Seperti disampaikan oleh Wakil Ketua Umum PBNU Bidang Organisasi, Kaderisasi dan Kenggaotaan, H. Nusron Wahid, SE dalam sambutannya bahwa mandat PBNU kepada Lakpesdam yakni kaderisasi, kajian, dan pengembangan SDM.

Dalam sambutannya, Dr. Rumadi Ahmad menyampaikan beberapa hal terkait keberhasilan dan capaian-capaian yang sudah dilaksanakan selama masa khidmahnya. Bukan hanya itu Dr. Rumadi Ahmad, MA juga menyampaikan bahwa kepengurusannya telah menyiapkan sebidang lahan di Cirebon, Jawa Barat dengan luas 3.700 m² untuk dijadikan pusat pendidikan dan kaderisasi di lingkungan NU (PUSDIKSINU).

Melanjutkan tugas yang selama enam (6) tahun terkahir diemban oleh Dr. Rumadi Ahmad, KH. Ulil Abshar Abdala, MA dalam sambutannya juga menyampaikan dan menyambut baik dan tengah berupaya untuk menyiapkan pembangunan pusat kaderisasi tersebut. Selain itu, Ulil Abshar Abdalla juga mengaku cukup berat mengemban amanah tersebut. Pasalnya, catatan baik dari kepengurusan sebelumnya menjadi satu hal berat yang harus dipertahankan. Hal lain yang cukup berat, menurutnya, adalah mandat baru dari PBNU, berupa pelaksana kaderisasi di lingkungan NU dan pengembangan SDM yang belum tersentuh selama ini.

Jakarta, April 2022