LAKPESDAM NU

Lakpesdam Evaluasi Perjalanan Program Kebijakan APBD

Guna meneguhkan kembali perjuangan penanggualangan kemiskinan melalui advokasi anggaran pro poor sekaligus mewujudkan terget capaian program dan menyamakan kembali perbedaan pemahaman tim, Lakpesdam menyelenggarakan refleksi dan evaluasi tengah tahunan program. Kegiatan yang diikuti seluruh pelaksana program advokasi anggaran di Jakarta dan beberapa mitra di daerah (Bondowosa, Surabaya, Cilacap, dan Banjar) ini diselenggarakan di Surakarta (14/08/09) dengan tema besar “Refleksi Tengah Tahunan Program Peningkatan Partisipasi Masyarakat Dalam Kebijakan APBD Pro-Poor Melalui Organisasi Sosial Keagamaan.”

Demikian disampaikan Misbahul Hasan di ruang kerjanya. Menurutnya lebih lanjut, kegiatan ini dimaksudkan untuk merefleksikan beragam keberhasilan sekaligus hambatan dan tantangan yang dihadapi sepanjang setengah tahun program berjalan. “Kendala eksternal menjadi unsur wajib dalam setiap kerja-kerja advokasi, meski hambatan internal kadang juga tak kalah signifikan. Mulai dari panjangnya proses membangun kesepahaman dengan seluruh unsur lembaga, sampai masih lemahnya kapasitas beberapa pengelola program,” ungkapnya.

Forum refleksi dan evaluasi ini, tambahnya, diselenggarakan di antaranya untuk re-charging energi dan spirit bagi tim pelaksana program, agar tidak kehilangan keteguhan ideologi dan semangat menggolkan target capaian program.

Kegiatan yang berlangsung hingga Ahad (16/08/09) ini diikuti kurang lebih 30 orang yang mencakuip seluruh tim pelaksana program, baik di pusat (6 orang) maupun K3 (masing-masing 4 orang), PW Lakpesdam NU Jatim (1 orang), PC Lakpesdam NU Bondowoso, Surabaya, Cilacap dan Banjar (masing-masing 1 orang).[af]


Dimuat 15/08/2009 oleh A. Fawaid

Rubrik Warta

 
Developed by Digdaya Desain, ilustrasi, dan isi situs Copyright © 2006 PP Lakpesdam NU. All rights reserved.