LAKPESDAM NU

PBNU Minta Lakpesdam Senantiasa Kembali Pada Jati Diri dan Tujuan Berdirinya

Dalam rangka melaporkan rencana kegiatan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Lakpesdam, beberapa pengurus dan pelaksana harian Lakpesdam berkunjung ke kantor PBNU pada Rabu (14/10/09). Pada kesempatan itu, Basihin Hasan, Ketua Pengurus Lakpesdam, menyampaikan beberapa hal terkait dengan rencana Rakernas Lakpesdam 2009 yang akan dilaksanakan pada tanggal 17 sampai 20 Nopember 2009 di kota Batu Malang Jawa Timur. ”Rakernas Lakpesdam kali ini diselenggarakan dalam rangka ikut serta mensukseskan Muktamar NU ke 32 di Makasar,” pungkas Nasihin Hasan di hadapan Ketua Umum PBNU.

Sebagai salah satu Lembaga resmi NU, Lakpesdam merasa berkepentingan terhadap sukses dan berhasilnya Muktamar NU yang akan datang. Melalui Rakernas nanti, seluruh komponen dan aktifis Lakpesdam mulai dari tingkat cabang hingga wilayah se-Indonesia akan mengerahkan segala pemikiran dan idenya untuk menyusun Strategic Planning/Rencana Strategis (Renstra) Lakpesdam lima tahun ke depan dan menyusun poin-poin program strategis apa yang sebaiknya dilakukan dan dibutuhkan oleh NU ke depan melalui beberapa rangkaian kegiatan yang terkait dan mendukung keperluan tersebut.

Kegiatan pendukung sebelum Rakernas yang sedang berlangsung saat ini antara lain “Survey Peran Kelembagaan NU sebagai Organisasi Sosial Keagamaan dan Kebutuhan Pengembangan SDM NU” yang diselenggarakan atas kerja sama Lakpesdam dan LP3ES dengan melibatkan kurang lebih 1300 responden di 60 kota/kabupaten. Dari hasil survey inil diharapkan bisa memperoleh sumber data yang bisa dijadikan rujukan untuk menyusun rencana strategis jangka menengah NU ke depan. Selain itu pula, melalui Rakernas itulah hasil survei tersebut akan di-olah lebih lanjut.

Ketua Umum PBNU KH. Hasyim Muzadi yang didampingi Abd. Mun’im DZ (Ketua LTN NU) menyambut gembira dan positif atas prakarsa dan rencana Rakernas Lakpesdam tersebut dan menyampaikan arahannya agar Lakpesdam senantiasa kembali kepada jati diri dan niat serta tujuan awal berdirinya. ”Dua poin penting tujuan awal berdirinya Lakpesdam adalah bagaimana Lakpesdam mampu “memintarkan” orang-rang NU dalam berbagai bidang (baca SDM NU) dan Lakpesdam juga diharapkan untuk mampu membuat NU lebih menarik dan bisa diterima dengan baik oleh kalangan cendekiawan dan ilmuwan,” jelas Ketua Umum PBNU yang juga pengasuh PP. Al-Hikam.

Menurutnya lebih lanjut, untuk bisa mewujudkan kedua tujuan tersebut Lakpesdam harus ditangani oleh tokoh yang punya keahlian kuat di bidang teologi (ideolog) dan teknologi.(teknokrat). Ideologi NU yang moderat harus dikerjakan dengan serius dan memperoleh porsi yang lebih banyak karena hingga saat ini kaderisasi dan regenerasi ideologi tersebut sangat mendesak dilakukan. Poin penting lainya yang perlu selalu diingat oleh lembaga baik Lakpesdam maupun lembaga atau badan otonom lainya adalah ketika menjalankan program dan tugasnya yang terkait dan memasuki wilayah syari’ah dan menyangkut persoalan nilai hendaknya program tersebut dilakukan bersama-sama dengan Syuriyah agar tidak menimbulkan permasalahan dan melampaui garis wewenang Syuriyah. [Mukh]


Dimuat 15/10/2009 oleh A. Fawaid
 
Developed by Digdaya Desain, ilustrasi, dan isi situs Copyright © 2006 PP Lakpesdam NU. All rights reserved.