Program P3PD Lakpesdam, Warga Desa Mendupo Belajar Public Speaking

Facebook
Twitter
LinkedIn
WhatsApp

Lakpesdam Program Penguatan Pemerintahan dan Pembangunan Desa (P3PD) Kabupaten Tana Tidung kembali mengelar pelatihan publik speaking sebagai upaya untuk meningkatkan kemampuan atau seni berbicara di depan umum bagi para kader sekolah lapang Desa Mendupo sebagai desa dampingan program desa inklusi Kemendes-PDTT RI.

“Diharapkan dengan adanya kegiatan public speaking ini dapat meningkatkan seni berbicara di depan umum bagi para kader sekolah lapang yang terdiri dari kelompok perempuan, sabilitas, lansia, difabel, marjinal, dan kelompok-kelompok masyarakat desa Mendupo,” kata Tim Teknis I Lakpesdam P3PD Kabupaten Parlansyah di Aula Desa Mendupo Kecamatan Betayau, Jumat (29/12) pagi.

Parlan menjelaskan salah satu tujuan utama dari skill public speaking adalah memberikan informasi. Sementara tujuan utamamnya untuk memberikan motivasi, menyampaikan informasi, mengendalikan situasi, mempengaruhi audiens dan menghibur.

“Alhamdulillah, pada hari ini kita telah melaksanakan salah satu program desa inklusi di Kabupaten Tana Tidung desa dampingan di bidang SDM, semoga dengan kemampuan berbicara di depan umum, nanti kita dapat menyampaikan pesan motivasi secara tepat dan dipahami oleh kita semua,” ujarnya.

lebih lanjut dikatakan, dalam dunia public speaking sendiri, meyakinkan audiens merupakan tujuan yang mendasar, hal ini menyiratkan bahwa informasi berhasil diraih dan disampaikan secara efektif.

Public speaking juga merupakan sebuah keterampilan yang bisa dimanfaatkan untuk menghibur audiens.

“Keterampilan berbicara di muka umum ini juga dapat dipraktekkan bagi kader sekolah lapang dalam keseharian menghadapi keluarga, teman maupun lingkungan sosial kita, agar pesan yang disampaikan dapat dimengerti dan dipahami secara efektif serta mendapat feedback yang baik,” tambahnya.

Mengusung tema “Menuju Desa yang Modern dan Profesional”, mengembangkan pribadi berkarakter dalam menunjang karir kita semua dalam kemampuan bicara di depan umum secara terbuka. Hal ini akan mengangkat kepercayaan diri dalam berkata di depan umum berani tampil, berani berbicara akan membawa desa menjadi maju, SDM bagus, ekonomi bagus, desa pun menjadi maju dengan keterbukaan wawasan dan ide-ide membangun desa.

Sementara Agus Siswanto mengatakan selaku kepala desa mengucapkan terima kasih kepada tim pendamping Desa Kabupaten dari Lakpesdam NU P3PD Kemendes-PDTT RI telah memberikan ruang pelatihan kepada kelompok kader sekolah lapang masyarakat desa Mendupo. Public speaking sangat perlu dipelajari dengan baik seperti menguasai keterampilan berbicara depan umum, membangun rasa percaya diri, menyusun dan memyampaikan pidato atau presentasi yang aktif, berlatih teknik bernafas dan mengatur suara serta terakhir menggunakan bahasa tubuh yang mendukung pesan Anda.

Hal –hal seperti ini sangat baik untuk dipelajari bersama dalam berbicara di depan umum, banyak warga Mendupo berbicara terkadang tidak jelas dan kurang memahami karena kata-kata yang disampaikan tidak beraturan.

“Selaku kepala desa Mendupo berharap dengan adanya pelatihan public speaking ini dapat memberikan contoh yang baik dalam menyampaikan kata-kata yang bisa dipahami dan mengerti dengan baik, sehingga pada saat berbicara pada musrenbang desa kami bisa langsung pahami apa yang mereka sampaikan,” jelasnya.

Peserta terdiri dari 19 orang kader sekolah lapang masyarakat desa Mendupo yang hadir pada pelaksanaan pelatihan publck speaking di Mendupo.
Selain dihadiri Kades Mendupo, kegiatan ini juga dihadiri ketua BPD, tokoh adat, masyarakar desa dan 19 kader sekolah lapang.

Kegiatan berlangsung dengan lancar semua peserta mengikuti dengan seksama dan tim pendamping diakhir materi dilanjutkan dengan menguji para peserta untuk berani tampil ke depan menyampaikan sambutan dengan tema bebas.

Dari hasil pelatihan public speaking tersebut semua peserta dapat mengerti apa itu public speaking dan bagaimana berbicara di depan umum tidak ragu dan tidak malu. Disanmping itu narasumber publik speaking dari PCNU Kabupaten Tana Tidung Irwan Arsyad, yang juga merupakan ustanz senior membidangi public speaking berbicara yang di depan umum. (ana)